AKU RAPAPA

*Gembala Menyapa*
20 Februari 2019

*AKU RAPAPA*
Filipi 4:4-9

Awal pemerintahan Presiden Joko Widodo, beliau mendengungkan slogan: *Revolusi Mental*. Mengapa Revolusi Mental didengungkan? Karena tanpa perubahan mental&cara pandang, maka pembangunan tidak akan berjalan dengan maksimal.

Bacaan kita saat ini juga menunjukkan bagaimana pentingnya mental&cara pandang positif.

Ketika itu, Paulus sedang di penjara. Tentu kehidupan penjara sesuatu yg tidak menyenangkan. Lihatlah seorang AD (penyanyi&sekarang menjadi politikus yg di penjara karena ujaran kebencian) yg mengeluh tidur seruangan dengan 15 orang&sering dikentuti.

Paulus dengan kondisi yg lebih berat, tidak galau&depresi dengan kondisi tersebut. Malahan dia mampu bersukacita di tengah penderitaan yg dialami. Lalu apa resepnya mampu bersukacita dalam segala kondisi?

*1.Think positive (ay 8).* Kekuatan pemikiran positif sungguh menjadi sumber kekuatan menghadapi kehidupan yg berat.
*2. Kesadaran akan siapa dirinya (ay 9).* Paulus sering mengajar supaya umat tabah menghadapi penderitaan, hal tersebut menyadarkannya bahwa Paulus juga harus tabah ketika menghadapi penderitaan.
*3. Doa&ungkapan syukur (ay 6).* Mengapa tidak hanya doa saja namun juga dengan ungkapan syukur? Karena ketika penderitaan hadir, orang lalu berdoa. Isi doa hanya berisi keluhan dan keluhan saja. Orang tersebut lupa betapa banyaknya berkat, kebaikan yg sudah Tuhan limpahkan bagi dirinya.

Paulus bisa bertahan menghadapi badai kehidupan yg dialaminya. Lalu bagaimana dengan kita? Belajarlah dari Paulus, maka kita juga akan mampu bertahan…πŸ™πŸΏπŸ’ͺ🏿

*#SalamWelasAsih*

*NB: Jika merasa diberkati melalui renungan ini, kirimkan ke saudara-saudara yang lain*

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *